Pelatihan Digital Mind Map Dosen Dan Mahasiswa FIP UMJ

TIK FIP | 13 Jan 2019

Revolusi Industri 4.0 telah merasuk ke dalam semua sektor kehidupan tanpa terkecuali dunia pendidikan tinggi. Berada dalam kondisi serba digital sebagai penciri Edukasi 4.0, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIP UMJ) bereaksi cepat guna menyeimbangkan tuntutan perkembangan pendidikan gaya milineal tersebut. Upaya dilakukan melalui Pelatihan Digital Mind Mapping bersama dosen dan mahasiswa. Kegiatan yang dilakukan Minggu, 13 Januari 2019 melibatkan mahasiswa dari berbagi prodi meski hanya dengan peserta terbatas. 

     Kegiatan pelatihan yang dimentori Ka Ade (panggilan akrab Ade Yulius) merupakan kegiatan lanjutan Seminar Brain Management. Digital Mind Mapping sendiri merupakan pengembangan teori nalar otak kanan-kiri Tony Buzan yang mendunia. Kini pengembangannya telah merambah ke pengembangan software mind map. Berbagai versi software berlisensi diperkenalkan dalam pelatihan  yang berakhir di siang akhir pekan tersebut. Mahasiswa dan dosen dibekali teknik pembuatan, penyimpanan, pengembangan, dan penggunaan model presentasi peta alur pikir.

Peserta sebelumnya diperkenalkan dengan kerangka teoretis pembuatan peta konsep secara manual. Tugas paper based mind map diberikan terlebih dahulu kemudian dinilai mentor. Hasil penilaian mentor cukup memuaskan, peserta telah mampu membuat konsep yang cukup baik secara paper based dengan paduan warna-warni di kertas A4.  

       Setelah dinilai layak, pelatihan dilanjutkan ke format digital. Penginstalan perangkat digital mind map berbayar tersebut diujicobakan, meski hanya berbatas waktu karena software yang masih temporarily free used. Peserta pelatihan selanjutnya 'memindahkan' konsep kertas kerja mereka ke dalam bentuk elektronik. Alur kerja yang ajeg menjadi prosedur baku sehingga mind map mudah dibaca. 

Kesan peserta usai pelatihan adalah kerja digital mind map memudahkan menjelaskan sesuatu secara runut, benar, dan tepat. Tidak ada konsep yang tertinggal karena semua telah dimulai dengan rangkaian 'cabang-cabang pikiran' yang dirancang sebelumnya.

Terimakasih ka Ade.

(pict and narrated by wir)